• Beranda
  • Produk
    • Pabelan Online
    • Youtube Pabelan
    • Majalah Pabelan
  • Arsip
    • Arsip Koran Pabelan
    • Arsip Koran 2024
    • Arsip LPM Pabelan
  • Kegiatan
    • Diskusi
    • Pelatihan
    • Penelitian
  • Company Profile
    • Pengurus
    • Anggota
  • Beranda
  • Produk
    • Pabelan Online
    • Youtube Pabelan
    • Majalah Pabelan
  • Arsip
    • Arsip Koran Pabelan
    • Arsip Koran 2024
    • Arsip LPM Pabelan
  • Kegiatan
    • Diskusi
    • Pelatihan
    • Penelitian
  • Company Profile
    • Pengurus
    • Anggota
Home Kegiatan Diskusi

Pemiskinan Struktural Pasca Bencana: Masalah Alam atau Kebijakan?

Diskusi Rutin : Selasa, 10 Februari 2026
Topik : “Pemiskinan Struktural Pasca Bencana: Masalah Alam atau Kebijakan?”
Pemantik : Mutiara Aisyah Maharani

Diskusi diawali dengan pembahasan mengenai kemiskinan struktural pasca bencana dan pertanyaan tentang siapa yang bertanggung jawab atas kondisi tersebut. Peserta menilai bahwa persoalan ini bukan semata akibat faktor alam, melainkan sangat dipengaruhi oleh kebijakan. Bencana seharusnya dapat ditetapkan sebagai bencana nasional agar alokasi APBN bisa dimaksimalkan. Namun, isu bencana sering kali meredup di ruang publik karena tertutup oleh berbagai isu lain di media. Bahkan, muncul pandangan bahwa pengalihan perhatian dilakukan melalui buzzer atau influencer lokal sehingga fokus terhadap persoalan mendasar menjadi berkurang.

Penelitian dari UNAIR sempat menyebutkan bahwa bencana berpotensi meningkatkan kesejahteraan karena masuknya bantuan dalam jumlah besar dan adanya peluang kebijakan strategis, seperti pemanfaatan limbah bencana untuk kebutuhan industri. Meski demikian, pandangan ini diperdebatkan karena bantuan tidak selalu masif dan kerusakan infrastruktur serta hilangnya lapangan pekerjaan justru sering memperburuk kondisi ekonomi masyarakat terdampak. Selain itu, faktor manusia juga dinilai memperparah situasi, terutama ketika ada oknum yang memanfaatkan kondisi bencana demi keuntungan pribadi atau kepentingan industri tertentu.

Diskusi turut menyoroti narasi pemerintah yang dinilai kurang transparan, khususnya dalam hal pendataan, kontrol lapangan, dan distribusi bantuan. Namun, persoalan distribusi tidak sepenuhnya berada pada pemerintah, melainkan juga pada rantai penyaluran dari hulu ke hilir. Bencana juga dapat memperlebar kesenjangan kaya dan miskin jika tidak diimbangi kebijakan yang tepat, sebagaimana dicontohkan dalam kasus pembatasan sumber daya oleh PERTAMINA untuk mencegah eksploitasi berlebihan. Sebagai langkah solusi, peserta menekankan pentingnya mitigasi melalui sosialisasi, kemudahan akses asuransi, penyederhanaan persyaratan bantuan saat kondisi darurat, pembangunan infrastruktur dasar, penyelamatan sektor pendidikan, serta ketepatan dan kecepatan respons kebijakan.

ShareTweet

Related Posts

Diskusi

Strategi Coping Mahasiswa dalam Menghadapi Stress Akademik maupun Organisasi

Desember 8, 2025
29
Diskusi

Manajemen Cashflow di Era Digital

Desember 5, 2025
17
Diskusi

Perubahan Iklim dan Krisis yang tak Terlihat

Desember 7, 2025
13
Diskusi

Relevansi dan Wajah Baru Gerakan Mahasiswa di Era Digital

Desember 5, 2025
19
Pelatihan

Pelatihan Jurnalistik Fotografi Jurnalistik

Desember 1, 2025
22
Diskusi

Polisi, Warga, dan Krisis Kepercayaan: Bisakah Penegakkan Hukum Dipercaya Lagi

November 15, 2025
16

Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Pers Mahasiswa Pabelan Universitas Muhammadiyah Surakarta

Gedung Unit Kemahasiswaan Lantai 4, Kampus 1 Universitas Muhammadiyah, Gatak, Pabelan, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57169

Produk

Pabelan Online
Pabelan TV
Majalah Pabelan

Lainnya

Arsip Koran 2024
Arsip Pabelan
Kegiatan
Tentang

Social Media

Whatsapp Instagram Youtube
No Result
View All Result
  • Home
  • Purchase JNews
  • Pre-sale Question
  • Support Forum
  • Back to Landing Page

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00