• Beranda
  • Produk
    • Pabelan Online
    • Youtube Pabelan
    • Majalah Pabelan
  • Arsip
    • Arsip Koran Pabelan
    • Arsip Koran 2024
    • Arsip LPM Pabelan
  • Kegiatan
    • Kegiatan
    • Diskusi
    • Pelatihan
    • Penelitian
  • Company Profile
    • Company Profile
    • Pengurus
    • Anggota
  • Beranda
  • Produk
    • Pabelan Online
    • Youtube Pabelan
    • Majalah Pabelan
  • Arsip
    • Arsip Koran Pabelan
    • Arsip Koran 2024
    • Arsip LPM Pabelan
  • Kegiatan
    • Kegiatan
    • Diskusi
    • Pelatihan
    • Penelitian
  • Company Profile
    • Company Profile
    • Pengurus
    • Anggota
  • Beranda
  • Produk
    • Pabelan Online
    • Youtube Pabelan
    • Majalah Pabelan
  • Arsip
    • Arsip Koran Pabelan
    • Arsip Koran 2024
    • Arsip LPM Pabelan
  • Kegiatan
    • Kegiatan
    • Diskusi
    • Pelatihan
    • Penelitian
  • Company Profile
    • Company Profile
    • Pengurus
    • Anggota
  • Beranda
  • Produk
    • Pabelan Online
    • Youtube Pabelan
    • Majalah Pabelan
  • Arsip
    • Arsip Koran Pabelan
    • Arsip Koran 2024
    • Arsip LPM Pabelan
  • Kegiatan
    • Kegiatan
    • Diskusi
    • Pelatihan
    • Penelitian
  • Company Profile
    • Company Profile
    • Pengurus
    • Anggota
Home Kegiatan Diskusi

Diskusi Rutin : Rabu, 20 Mei 2026

NOTULA

Diskusi Rutin : Rabu, 20 Mei 2026

Topik : “Retorika Politik vs Realitas Ekonomi”

Pemantik : Bunga Thalita Hayyunajwa

Diskusi ini membahas kondisi perekonomian Indonesia yang sedang menghadapi tekanan akibat melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS hingga berada di kisaran Rp16.000–Rp17.000. Para peserta menyoroti pernyataan sejumlah pejabat pemerintah yang menyebut kondisi ekonomi masih baik-baik saja, sementara di sisi lain masyarakat dinilai mulai merasakan dampak dari kenaikan harga dan berbagai tekanan ekonomi. Menurut peserta, terdapat perbedaan antara optimisme yang disampaikan pemerintah dengan kondisi yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Dalam diskusi juga dibahas dampak pelemahan Rupiah terhadap berbagai sektor ekonomi. Meskipun kondisi ini dapat memberikan keuntungan bagi pelaku ekspor komoditas seperti sawit dan karet, manfaat tersebut dianggap hanya dirasakan oleh sebagian pihak. Secara umum, pelemahan Rupiah dinilai lebih banyak membawa risiko karena Indonesia masih bergantung pada impor bahan baku dan barang penunjang industri, sehingga biaya produksi dan harga barang berpotensi meningkat.

Selain persoalan nilai tukar, peserta menyoroti masalah birokrasi dan regulasi yang dinilai masih menjadi hambatan bagi masuknya investasi. UU Cipta Kerja yang diharapkan dapat mempermudah investasi asing dinilai belum menunjukkan hasil yang signifikan. Sebagai contoh, beberapa perusahaan multinasional disebut lebih memilih berinvestasi di negara lain seperti Vietnam yang dianggap memiliki regulasi dan proses perizinan yang lebih sederhana. Kebijakan fiskal dan moneter yang diterapkan pemerintah serta Bank Indonesia juga dibahas, namun sebagian peserta menilai langkah tersebut masih bersifat jangka pendek dan belum menyentuh akar persoalan ekonomi.

Pada akhir diskusi, peserta mengkritisi strategi komunikasi publik pemerintah yang dianggap terlalu menenangkan tanpa diiringi penjelasan yang sesuai dengan kondisi di lapangan. Menurut mereka, narasi semacam itu berisiko menurunkan kepercayaan masyarakat apabila tidak dibarengi dengan kebijakan yang nyata. Karena itu, peserta sepakat bahwa pemerintah perlu lebih fokus pada perbaikan birokrasi, penyederhanaan regulasi, serta penguatan sektor ekonomi nasional agar mampu mengatasi masalah secara mendasar, bukan sekadar meredam kekhawatiran publik melalui pernyataan-pernyataan optimis.

ShareTweet

Related Posts

Diskusi

Diskusi Kondisional : Jumat, 12 Juni 2026

Juni 28, 2026
6
Diskusi

Diskusi Rutin : Rabu, 17 Juni 2026

Juni 28, 2026
1
Diskusi

Diskusi Rutin : Rabu, 3 Juni 2026

Juni 28, 2026
0
Diskusi

Diskusi Kondisional : Jumat, 19 Juni 2026

Juni 28, 2026
0
Diskusi

Diskusi Eksternal : Rabu, 10 Juni 2026

Juni 28, 2026
1
Diskusi

Agama, Syukur, dan Perlawanan: Mengkaji Ketidakadilan di Balik Doktrin Dalil Tuhan

Maret 15, 2026
52

Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Pers Mahasiswa Pabelan Universitas Muhammadiyah Surakarta

Gedung Unit Kemahasiswaan Lantai 4, Kampus 1 Universitas Muhammadiyah, Gatak, Pabelan, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57169

Produk

Pabelan Online
Pabelan TV
Majalah Pabelan

Lainnya

Arsip Koran 2024
Arsip Pabelan
Kegiatan
Tentang

Social Media

Whatsapp Instagram Youtube
No Result
View All Result
  • Home
  • Purchase JNews
  • Pre-sale Question
  • Support Forum
  • Back to Landing Page

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00