• Beranda
  • Produk
    • Pabelan Online
    • Youtube Pabelan
    • Majalah Pabelan
  • Arsip
    • Arsip Koran Pabelan
    • Arsip Koran 2024
    • Arsip LPM Pabelan
  • Kegiatan
    • Diskusi
    • Pelatihan
    • Penelitian
  • Company Profile
    • Pengurus
    • Anggota
  • Beranda
  • Produk
    • Pabelan Online
    • Youtube Pabelan
    • Majalah Pabelan
  • Arsip
    • Arsip Koran Pabelan
    • Arsip Koran 2024
    • Arsip LPM Pabelan
  • Kegiatan
    • Diskusi
    • Pelatihan
    • Penelitian
  • Company Profile
    • Pengurus
    • Anggota
Home Kegiatan Diskusi

Koalisi Partai dan Pengaruhnya Terhadap Peta Politik PILKAD

Oleh: Rio Novianto (29 November 2024)
Beberapa peserta golput pada PILKADA tahun ini, bukan karena tidak mau memilih tetapi jarak rumah yang jauh.
Partai dengan suara terbanyak adalah PDIP yang sebelum tahun 98 namanya PDI. Kedua adalah Golkar, lalu disusul oleh Gerindra. Nama-nama Partai lainnya antara lain PKB, Nasdem, Melihat komposisi di DPR lihat pendukungnya. Ini juga yang menentukan koalisi. Syarat pencalonan presiden harus didukung partai. Syarat minimal perolehan suaranya 20%.
Pemilihan Kepala daerah dan DPR berbeda, kalau DPR biasanya milih partainya karena gak kenal orang-orangnya. Kalau kepala daerah lebih kenal.
Pemenang di Jakarta:
1. PKS (18 kursi)
2. PDI P (15 kursi)
3. Gerindra (14 kursi)
Yang awalnya rival di PEMILU, malah jadi koalisi di PILKADA. Apakah rivalitas tidak sampai PILKADA?
 Tugas partai untuk mencetak kader-kader. Partai mencetak pemimpin-pemimpin untuk bertarung dalam pemilihan.
 Ada aturan, yang bisa mencalonkan mendapat suara minimal 20%. Partai memprediksi apakah kadernya akan menang melawan partai lawan. Daripada lawan, mending berkolisi agar tetap mendapat jabatan.
 Contohnya Demokrat, 20 tahun lebih oposisi kini berkoalisi akhirnya AHY dapat jabatan.
Ada yang berpendapat, kalau seharusnya dana politik full dari pemerintah, Batasan juga ditentukan oleh pemerintah. Jadi sama, fair.
Apakah mungkin Politik main di institusi pendidikan?
 Sangat memungkinkan. Di organisasi pun ada.

ShareTweet

Related Posts

Diskusi

Strategi Coping Mahasiswa dalam Menghadapi Stress Akademik maupun Organisasi

Desember 8, 2025
18
Diskusi

Manajemen Cashflow di Era Digital

Desember 5, 2025
5
Diskusi

Perubahan Iklim dan Krisis yang tak Terlihat

Desember 7, 2025
4
Diskusi

Relevansi dan Wajah Baru Gerakan Mahasiswa di Era Digital

Desember 5, 2025
15
Diskusi

Polisi, Warga, dan Krisis Kepercayaan: Bisakah Penegakkan Hukum Dipercaya Lagi

November 15, 2025
15
Diskusi

Objektifikasi di Balik Layar Kampus Cantik

November 6, 2025
16

Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Pers Mahasiswa Pabelan Universitas Muhammadiyah Surakarta

Gedung Unit Kemahasiswaan Lantai 4, Kampus 1 Universitas Muhammadiyah, Gatak, Pabelan, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57169

Produk

Pabelan Online
Pabelan TV
Majalah Pabelan

Lainnya

Arsip Koran 2024
Arsip Pabelan
Kegiatan
Tentang

Social Media

Whatsapp Instagram Youtube
No Result
View All Result
  • Home
  • Purchase JNews
  • Pre-sale Question
  • Support Forum
  • Back to Landing Page

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00