Diskusi Rutin : Rabu, 13 Mei 2026
Topik : “Bedah Buku Perempuan di Titik Nol”
Pemantik : Salma Khairunnisa
Kegiatan diskusi bedah buku Perempuan di Titik Nol karya Nawal El Saadawi. Pada diskusi kali ini, pembahasan fokus pada tokoh utama yang bernama Firdaus. Para peserta diskusi membahas bagaimana Firdaus mengalami banyak penderitaan dan ketidakadilan karena sistem masyarakat yang lebih mementingkan laki-laki atau disebut sistem patriarki. Kekerasan yang dialami Firdaus mulai dari dalam keluarga sampai saat dia berada di jalanan dianggap oleh peserta sebagai kejadian yang juga sering terjadi di dunia nyata saat ini. Selain itu, hukum dan lingkungan sosial juga dinilai tidak adil karena selalu gagal melindungi kaum perempuan dari berbagai penindasan.
Selanjutnya, diskusi juga membahas tentang keputusan Firdaus di bagian akhir cerita. Firdaus memilih untuk menerima hukuman mati dan menolak untuk meminta pengampunan kepada penguasa. Para peserta bedah buku berpendapat bahwa pilihan Firdaus ini bukan berarti dia menyerah pasrah begitu saja. Hal tersebut justru merupakan bentuk perlawanan Firdaus terhadap masyarakat dan negara yang sejak awal memang tidak pernah memberikan keadilan kepadanya. Pada akhir acara, diskusi ini menyimpulkan bahwa buku tersebut mengajak pembaca untuk lebih kritis terhadap lingkungan sosial di sekitarnya dan terus berani memperjuangkan kesetaraan hak untuk Perempuan.
