• Beranda
  • Produk
    • Pabelan Online
    • Youtube Pabelan
    • Majalah Pabelan
  • Arsip
    • Arsip Koran Pabelan
    • Arsip Koran 2024
    • Arsip LPM Pabelan
  • Kegiatan
    • Diskusi
    • Pelatihan
    • Penelitian
  • Company Profile
    • Pengurus
    • Anggota
  • Beranda
  • Produk
    • Pabelan Online
    • Youtube Pabelan
    • Majalah Pabelan
  • Arsip
    • Arsip Koran Pabelan
    • Arsip Koran 2024
    • Arsip LPM Pabelan
  • Kegiatan
    • Diskusi
    • Pelatihan
    • Penelitian
  • Company Profile
    • Pengurus
    • Anggota
Home Blog

Deforestasi dan Operasi Tambang Ilegal: Krisis yang Terus Mengancam Hutan Tropis Dunia

Oleh; Alifa Raihana

Isu lingkungan merupakan salah satu tantangan serius yang belum dapat diatasi dengan optimal, khususnya di Indonesia. Contohnya adalah deforestasi dan tambang ilegal. Keduanya dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap iklim, ekosistem, hingga kehidupan masyarakat. 

Deforestasi adalah penghilangan tutupan hutan secara permanen, umumnya untuk kepentingan pertanian, perkebunan, pemukiman, atau pertambangan. Di Indonesia, deforestasi sudah berlangsung sejak tahun 1960-an dan mencapai puncaknya pada periode 1996–2000. Luas hutan Indonesia yang semula sekitar 120 juta hektare kini tinggal sekitar 80 juta hektare.

 

Mengapa deforestasi berbahaya?

  • Kerusakan hutan primer

Hutan primer merupakan hutan yang belum terjamah oleh manusia. Hutan ini menyimpan cadangan karbon yang besar serta menjadi habitat bagi keanekaragaman hayati. Kerusakannya dapat berakibat signifikan pada perubahan iklim dan pemanasan global

  • Bencana Hidrometeorologis

Deforestasi meningkatkan risiko bencana alam seperti banjir, longsor, dan kekeringan karena hilangnya daya serap dan daya tahan tanah terhadap air hujan.

  • Perubahan hutan ke kebun monokultur

Pengalihfungsian hutan menjadi perkebunan sawit, misalnya, sangat merusak ekosistem karena sawit bersifat monokultur, menyerap air dalam jumlah besar, dan tidak mampu menahan air hujan.

 

Operasi tambang ilegal adalah aktivitas eksplorasi dan eksploitasi sumber daya tambang yang dilakukan tanpa izin resmi. Kegiatan ini merugikan negara secara ekonomi dan sangat membahayakan lingkungan serta masyarakat sekitar. Praktik ini sering dijumpai di daerah kaya mineral, seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

 

Dampak operasi tambang ilegal

  • Dampak ekologis

Kegiatan ini merugikan negara secara ekonomi dan sangat membahayakan lingkungan serta masyarakat sekitar.

  • Dampak sosial budaya

Tambang ilegal seringkali terjadi di kawasan hutan adat. Deforestasi dan alih fungsi lahan mengganggu kehidupan masyarakat adat dan merusak budaya lokal.

  • Dampak kesehatan

Paparan merkuri dan logam berat berbahaya pada masyarakat sekitar tambang.

ShareTweet

Related Posts

Blog

Special Episode: Celebrities and Podcasts

Oktober 8, 2025
7
Blog

Far Far Away, Behind The Word Mountains

Oktober 7, 2025
3
Blog

Please Remain Calm

Oktober 6, 2025
1
Blog

Pasta #5 : Leadership In Hard Times

Oktober 5, 2025
0
Blog

Capitol Riots: ‘It Was Life or Death’

Oktober 4, 2025
0
Blog

Assume The New COVID-19 Variant is in Your Community

Oktober 3, 2025
0

Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Pers Mahasiswa Pabelan Universitas Muhammadiyah Surakarta

Gedung Unit Kemahasiswaan Lantai 4, Kampus 1 Universitas Muhammadiyah, Gatak, Pabelan, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57169

Produk

Pabelan Online
Pabelan TV
Majalah Pabelan

Lainnya

Arsip Koran 2024
Arsip Pabelan
Kegiatan
Tentang

Social Media

Whatsapp Instagram Youtube
No Result
View All Result
  • Home
  • Purchase JNews
  • Pre-sale Question
  • Support Forum
  • Back to Landing Page

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00